AutoBild Magazine - How to Buy Honda Genio Estilo


Standard User
Standard User
Posts: 30
Joined: Fri Jul 02, 2010 1:54 pm
PostPosted: Thu Mar 27, 2014 8:17 am
Image

12 Juli 2010

Persaingan di kelas Medium Sedan/Hatchback di Tanah Air sudah terjadi sejak beberapa dekade lalu. Dan perseteruan tajam selalu terjadi antara Honda dan Toyota yang diwakili Civic dan Corolla.

Menjawab tantangan Great Corolla, Civic generasi ke-5 hadir dengan penampilan yang begitu sporty dan aerodinamis. Coefisient drag 0,32 menjadikan Civic begitu digemari oleh konsumen di Tanah Air yang mayoritas berusia muda.

Apalagi pada model yang pertama kali muncul di 1992 ini Honda tetap meneruskan tradisi Civic dengan menghadirkan pilihan 3-pintu (Estilo) seperti pendahulunya. Alhasil konsumen Indonesia lebih leluasa menentukan pilihan sesuai kebutuhan.

Meski akhirnya, Honda memutuskan untuk menjadikan Estilo sebagai generasi terakhir Honda 3-pintu di Indonesia, lantaran penjualannya yang tidak sebaik saudara kembarnya, Genio.

Tapi hal inilah yang membuat Estilo menjadi item buruan di kalangan anak muda, sehingga harga jual kembali (resale value) hatchback Honda ini menjadi tidak rasional. Estilo dikenal sebagai mobil untuk keperluan balap, maupun material untuk modifikasi.

Modal dasar sebagai sedan dengan konsep sporty telah melekat kuat pada Civic. Mesin 1.600 cc SOHC 16 valve yang digunakannya mampu menghasilkan tenaga sebesar 120 dk pada 6.300 rpm – terbesar di kelasnya. Material blok mesin aluminium juga menjadi salah satu andalan Honda dalam menciptakan mobil yang efisien dan bertenaga besar.

Rem cakram di keempat roda dan pelek alloy kian menegaskan kesan sporty pada Civic. Menjadikan Genio Civic sebagai satu-satunya sedan 1.600 cc yang menerapkannya. Belum lagi dengan sistem suspensi double wishbone yang mampu memberikan kestabilan dan kedinamisan dalam berkendara.

History
Era pasokan bahan bakar injeksi menjadi isu utama dalam kehadiran Honda Civic generasi ke-5. Mulai dipasarkan pada 1992, Honda menyediakan dua pilihan transmisi: manual 5-speed dan otomatis 4-speed.

Selama rentang produksi (1994-1995), Honda selalu melakukan perbaikan pada Civic generasi kelima ini. Salah satunya adalah ubahan ketinggian jok pengemudi pada produksi 1993. Keluhan terhadap minimnya visibilitas akibat posisi duduk yang rendah langsung dibenahi.

Memasuki fase dua tahunan, pada 1994 minor change pun dilakukan. Pergantian desain pelek alloy dari model five spoke menjadi jari-jari menjadi salah satu ciri pembeda. Selain itu, warna sein yang dikombiasi antara putih kuning, menjadi kuning seluruhnya pada fase kedua ini.

Sedangkan memasuki tahun produksi terakhir, Civic melakukan pembenahan di sektor pendinginan mesin. Penerapan radiator single ply pada produksi 1992-1994 digantikan dengan model two ply. Ditambah, posisi saringan bensin menjadi tegak, menjadi ciri produksi terakhir Civic ini. Di interior cirinya terlihat pada warna kain jok dan door trim yang lebih cerah dari sebelumnya.


Apa yang harus diperhatikan?
Mengingat usia produksi yang sudah cukup lama dan penerapan blok dengan material aluminium, tentu durability menjadi poin pertama yang patut diperhatikan. Tanpa perawatan yang baik, mesin Civic ini rentan terhadap gejala overheat. Apalagi pada produksi 1992-1994 yang masih menerapkan radiator single ply.

Penerapan suspensi double wishbone dengan banyak link juga membuat keandalan kaki-kakinya meragukan. Apalagi bila pemilik lama tinggal di lingkungan dengan jalan rusak. Tentu kondisi kaki-kaki menjadi proritas sebelum Anda melakukan transaksi.

Kesimpulan
Honda Civic Genio produksi 1995 dengan transmisi manual adalah varian yang kami rekomendasikan untuk dimiliki. Beragam penyempurnaan, membuat fase terakhir dari generasi ini merupakan yang terbaik. Baik dari sisi pendinginan mesin, usia produksi paling muda di generasinya, maupun warna interior yang sedikit lebih cerah.

Sedangkan pilihan Estilo, tetap kami rekomendasikan. Meski dengan konsekuensi harga yang berselisih cukup jauh dengan versi 5-pintu dan jumlahnya yang terbatas. Selain itu, dunia motorsport kerap menjadikan model ini untuk andalan berkompetisi seperti balap turing, drag race hingga reli.

Checklist
• Mesin
Pastikan kondisi mesin terlihat kering atau tanpa ada tetesan oli. Dalam kondisi mesin bekerja, perhatikan getarannya saat stasioner dan asap knalpotnya. Bila keluar asap putih atau hitam, menandakan terjadi kebocoran di ruang bakar atau pembakaran yang tidak sempurna.

• Suspensi
Kendarai mobil dan lakukan manuver. Rasakan kepresisian kemudi dengan respons kendaraan. Pastikan tidak terdengar suara-suara gemeretak dari sistem suspensi, terutama saat melewati jalan yang sedikit agak rusak.

• AC
Operasikan seluruh posisi arah hembusan AC. Sistem kerja yang menerapkan sistem elektrik, membuat fitur ini rentan mengalami kerusakan. Selain itu, coba juga fitur pemanas pada sistem ini.

• Sasis
Rendahnya ground clearance membuat Civic rentan terhadap kerusakan di bagian kolong. Bila dibiarkan, tentu korosi atau karat akan menyerang. Perhatikan bagian kolong mobil dan hindari menebusnya bila kerusakan telah cukup parah. Sebab, biaya perbaikan akan cukup mahal dan merembet ke beberapa komponen lain.

• Body part
Harga komponen bodi Civic cukup tinggi dan mulai sulit dijumpai. Pastikan kondisi seluruh body part masih dalam keadaan baik. Terutama kaca belakang pada versi Estilo, dimana komponen ini begitu mahal dan sulit diperoleh.

• Headlamp
Minimnya sinar headlamp lebih dikarenakan kotor dan rusaknya reflektor pada headlamp. Apalagi bila pemilik terdahulu menggunakan bohlam dengan daya besar, sehingga membuat headlamp menguning.

• Electric window
Besarnya kaca pintu Honda Estilo membuat kinerja motor electric window menjadi semakin berat. Dalam jangka waktu lama, tentu kinerja fitur ini akan terganggu. Pun begitu dengan kondisi karet kaca yang kerap membuat beban kerja motor menjadi kian berat.

• Sistem pendinginan
Cermati kondisi kondensor AC, radiator dan kipas elektrik. Bila kisi-kisi pada kondensor dan radiator telah rusak atau terlipat, tentu haal ini akan rentan terhadap gejala overheat. Begitu pula dengan kecepatan putaran kipas elektrik.

Berapa biaya yang harus dikeluarkan?
Honda Civic Genio
M/T 1992-1993 Rp 48-53 juta
A/T 1992-1993 Rp 45-50 juta
M/T 1994-1995 Rp 55-60 juta
A/T 1994-1995 Rp 52-56 juta

Honda Civic Estilo
1992-1993 Rp 54-62 juta
1994-1995 Rp 63-70 juta


Testimoni
Andi Chondang dari Honda Clinic
Irit dan responsif
Honda Civic memiliki karakteristik sebagai mobil yang interaktif bagi yang gemar modifikasi. Dan pada generasi Civic Genio Estilo, Honda baru memperkenalkan pasokan bahan bakar injeksi. Hal ini membuat mobil menjadi lebih irit namun dan responsif. Plus, mudah dalam mendiagnosa kerusakan berkat penerapan On Board Diagnostic atau OBD I.

Tapi bagi konsumen mobkas, untuk mengindikasikan kerusakan pada metal di dalam mesin dapat terdeteksi dari suara gemeretak di bagian bawah. Terutama saat mesin berputar di 2.000–3.000 rpm. Direntang tersebut, metal mesin mendapat beban terberatnya.

Selain itu, kondisi puli kruk as yang memiliki 3 susun, menjadi penyakit bawaan dari mayoritas pemilik Civic generasi ini. Komponen ini bertugas untuk memutar altenator, kompresor AC dan power steering. Selain itu, sil pada rack steering juga kerap bocor karena usia pakai.

Sumber : http://m.autobild.co.id/read/2010/07/12 ... an-Estilo-

Standard User
Standard User
Posts: 2
Joined: Wed Jun 29, 2016 11:28 am
PostPosted: Wed Jun 29, 2016 11:42 am
kalau sudah dilapisi anti karat masalah sasis sih harusnya tidak akan berkarat

Return to Informasi Seputar Civic EG

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

cron